Hi, Guys ! welcome to StudentMagz.com. | Baru Disini? | Chatting Yuk! | Register | Sign In

01 December, 2011

Puisi Hari Guru - Guru

Masih di suasana hari guru sekarang kan? Kalau sudah telat, telat-telat sedikit tidak apa-apalah daripada tidak sama sekali. Ini ada Puisi sempena Hari Guru yang dikirimkan oleh Washington Marpaung.

Guru

guru.......
Namamu yg begitu indah
Ingat selalu dirimu
Tulusnya engkau mendidik kami
Marah yg kadang engkau berikan padaku
Namun itu adalah kasih sayang mu
O...........guru
Vikiran mu yg kau berikan padaku
Ikat janjimu yg ku percaya
Alangkah baik nya engkau

Tanpa jasa mu tak akan pernah kulupakan...!!!!

THANKS MY TEACHER...!!!

Catatan: Puisi di atas sedikitpun tidak mengalami proses editing oleh Editor StudentMagz, sebuah perlakuan khusus untuk menghargai hari guru. Silakan tinggalkan komentar untuk puisi guru di atas. Ditunggu....

7:10 PM | 0 komentar

Profil FMIPA UI

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia  (UI) adalah salah satu Fakultas Matematika da Ilmu Pengetahuan Alam terbaik Indonesia saat ini. Terdepan dalam melahirkan para ilmuan dan peneliti Matematika dan IPA terbaik di Indonesia di masa mendatang. Sebagai informasi tambahan, berikut adalah data dan fakta terakhir FMIPA UI yang bisa dijadikan referensi.

Profil FMIPA UI
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, FMIPA UI
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam membekali mahasiswa dengan 6 pendidikan yaitu, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Geografi dan Farmasi. Fakultas MIPA yang merupakan salah satu fakultas di UI yang masuk ke dalam rumpun science dahulunya bernama FIPIA dan berdiri pada tanggal 21 Desember 1982, nama FIPIA UI kemudian berubah menjadi FMIPA UI dan pada tahun akademik 1986/1987 FMIPA UI menempati Kampus Baru di Depok.

Kurikulum yang tepat dan staff pengajar yang berkualitas membuat fakultas ini semakin meningkat mutu dari tahun ke tahun. Staf pengajar di MIPA sendiri berjumlah 192 orang, 13 diantaranya bergelar profesor dengang komposisi 84 orang bergelar doktor, 85 bergelar magister dan 10 orang bergelar sarjana S1. FMIPA memiliki program pascasarjana yang terdiri dari 7 program magister dan 3 program doktor serta 1 program profesi.

Di samping kegiatan yang bersifat akademis, FMIPA juga memfasilitasi peserta didiknya yang ingin mengembangkan diri di bidang non-akademis. Contoh organisasi-organisasi yang dapat diikuti adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UI, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FMIPA UI, Koperasi Mahasiswa FMIPA UI, Musholla Izzatul Islam FMIPA UI, Tabloid Natura BEM FMIPA UI, dan Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD). Organisasi tersebut dikelola langsung oleh para mahasiswa dengan tetap dipantau oleh Fakultas. Organisasi tersebut di atas sangat aktif dalam menyelenggarakan berbagai macam event baik yang berskala lokal hingga nasional.

Pimpinan FMIPA UI
Dekan : Dr. Adi Basukriadi, M.Sc
Wakil Dekan : Drs. Supriatna, M.T.
Sekretaris Fakultas : Dr. rer. nat. Abdul Haris
Manajer Pendidikan : Drs. Wisnu Wardhana, M.Si
Manajer Umum : Drs. Iman Santoso, M.Phil
Manajer Bidang Kerjasama : Oscar Riansyah, S.Si
Manajer Bidang Riset : Dr. Herman Suryadi
Manajer Kemahasiswaan dan Alumni : Drs. Erzi Rizal Anwar
Koordinator Fasilitas : Drs. Hari Kartono, M.S
Koordinator Humas & Teknologi Informas : Dr. Alhadi Bustamam S.Si, M.Kom
Koordinator Keuangan dan Remunerasi : Sri Handayani, M.Biomed

Informasi FMIPA UI
Gedung Utama FMIPA-UI
Kampus UI, Depok 16424
Telp : 021 - 7863436
Fax : 021 - 7270012
Email : sekretariat@sci.ui.ac.id
Website : www.sci.ui.ac.id

11:11 AM | 0 komentar

Fakultas Teknik UI

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu Fakultas Teknik terbaik Indonesia saat ini. Terdepan dalam mencetak Insinyur terbaik di Indonesia di masa mendatang. Sebagai informasi tambahan, berikut adalah data dan fakta terakhir Fakultas Teknik UI yang bisa dijadikan referensi.

Profil Fakultas Teknik UI
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Fakultas Teknik UI
Sejarah FTUI dimulai saat Perkumpulan Insinyur Indonesia (PII) menyampaikan ide kepada Presiden Soekarno untuk mendirikan sebuah fakultas teknik di Jakarta agar para calon mahasiswa tidak perlu jauh-jauh ke Bandung bila ingin menuntut ilmu keteknikan. Presiden Soekarno menyambut ide tersebut dan langsung menginstruksikan agar fakultas teknik ini berada dalam naungan Universitas Indonesia. FTUI berdiri pada tanggal 17 Juli 1964 dengantiga jurusan yaitu, Jurusan Sipil, Jurusan Mesin dan Jurusan Elektro. Satu tahun kemudian dibuka Jurusan Metalurgi dan Arsitektur.

Kemudian pada tahun 1985 dibuka Jurusan Gas dan Petrokimia dan pada tahun 1999 dibuka Jurusan Industri. FTUI sebagai salah satu fakultas terbesar dalam lingkungan Universitas Indonesia, terdiri dari 7 departemen dan 10 program studi sebagai kesatuan rencana belajar berdasarkan suatu kurikulum teknik:

• Departemen/Program Studi Teknik Sipil
• Departemen Teknik Mesin/Program Studi Teknik Mesin dan Program Studi Teknik Perkapalan
• Departemen/Program Studi Teknik Elektro
• Departemen Teknik Metalurgi dan Material /Program Studi Teknik Material
• Departemen/Program Studi Arsitektur
• Departemen/Program Studi Teknik Kimia
• Departemen/Program Studi Teknik Industri
dan satu program studi tingkat pascasarjana dibawah FTUI yaitu Program Studi Optoelektronika dan Aplikasi Laser.

Pimpinan Fakultas Teknik UI
Dekan : Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng
Wakil Dekan : Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA
Sekretaris Fakultas/Kepala PAF : Dr. Ir. Sigit P. Hadiwardoyo, DEA
Manajer Pendidikan & Riset : Prof. Dr. Ir. Bondan T Sofyan, M.Si
Manajer Kemahasiswaan & Alumni : Prof. Dr. Ir. Anondo W., M.Eng
Manajer SDM, Fasilitas & Umum : Prof. Dr-Ing. Nandy Putra
Direktur Lembaga Teknologi (Lemtek) : Prof. Dr. Ir. Yusuf Latief, M.T.
Deriktur Engineering Center (EC) & Career Development Center (CDC): Paramita Atmodiwirjo ST, March, Ph.D
Direktur Center for Computer & Information Technology (CCIT) dan Contonuing Education Program (CEP)
: Aries Subiantoro, ST., M.Sc
Kepala Unit Pengembangan Mutu Akademik : Prof. Dr. Ir. Nji Raden Poespawati, MT.
Kepala Pengelola Administrasi FTUI Salemba : Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D
Kepala Perpustakaan : Laely Wahyuli, S.S.

Informasi Fakultas Teknik UI
Kampus UI, Depok 16424
Telp : 021 – 7863503-05, 727011, 78888430, 78888076
Fax : 021 – 7270050, 7863509
Email : humas@eng.ui.ac.id
Website : www.eng.ui.ac.id
7:02 AM | 0 komentar

Cinta yang Rumit (Cerpen Aulia)

 Setelah sekian lama tidak ada yang mengirimkan cerpen yang bertema cinta, akhirnya beberapa hari lalu datang juga kiriman itu dari salah seorang pembaca StudentMagz, thanks ya. Nah, judulnya sih Cinta yang Rumit. Kebetulan admin lagi males ni bahasa ceritanya, so baca langsung sendiri aja ya. Silakan dibaca:

Cinta yang Rumit

Aku Sherovina Ramadhanty si gadis yang terkenal dengan sifat leletnya. Kini aku duduk di bangku SMA kelas 11. Aku mempunyai seorang pacar yang menurutku dia sangatlah baik. Dia seorang kakak kelas satu tahun di atasku. Namanya Raffi. Dia orang yang baik, perhatian dan sangat memperdulikan aku. sudah 13 bulan aku menjalani hubungan dengannya. Aku sangat sayang kepadanya. Dia pun begitu padaku. Sehingga hubunganku dengannya selalu baik-baik saja. Tidak pernah ada pertikaian yang terjadi di antara kita. Tapi menjelang kelulusannya mulai ada gejolak-gejolak yang timbul.

“Hai fi, nanti kamu mau kuliah kemana apa langsung kerja?” Tanya aku kepadanya. “InsyaAllah mau kuliah dulu, mau coba ke UGM”, “Ha? Jauh dong, terus nanti aku gimana? Kesepian dong gak ada kamu?” aku pun terkejut. “iya begitulah, mungkin kita bisa ketemu di waktu luang”.

Setelah aku tahu bahwa dia akan berkuliah di tempat yang jauh, hatiku pun sedih. Aku memikirkan resiko yang akan timbul nantinya. Pasti aku akan jarang bertemu dengannya. Aku takut saat nanti aku tidak bersamanya lagi aku akan tergoda dengan lelaki lain.

Pengumuman kelulusan pun berlangsung. Aku bertanya kepadanya “gimana fi? Lulus kan pasti? Hehe”, “iyadong lulus haha”, “emang NEMnya berapa?” aku kembali bertanya. “32 Sher”, “ha? Serius?”, “iya bener” Raffi menjawab. Aku pun sedikit terkejut karena NEMnya begitu tinggi dari teman-teman yang lainnya.

Beberapa bulan kemudian dia pun meninggalkan sekolah menengah atas untuk melanjutkan ke jenjang sekola yang lebih tinggi. Dia masuk ke universitas yang dia inginkan. Aku pun naik tingkat ke kelas 12.

Semenjak kepergiannya aku sering diam di sekolah. Aku tak semangat bersekolah seperti dulu. Nilaiku pun perlahan turun. Aku ingin sekali seperti dulu, bertemu dengannya setiap hari. Tapi sepertinya itu hanya khayalan semata.

Satu bulan berlalu tanpa kehadirannya disisiku. Sepi sendiri ku jalani hari-hariku di sekolah. Sudah 15 bulan hubunganku terjalin. Tapi semenjak kepergiannya sudah tidak ada lagi yang spesial di hubunganku dengannya. Aku merasa sangat bosan. Aku pun jarang sekali bertemu dengannya. Bahkan bisa dibilang tidak pernah. Tapi aku yakin dia disana akan selalu setia kepadaku meski jarak memisahkan kita.

Dua bulan berlalu. Kini hubunganku dengannya bisa dibilang seperti teman saja. Lalu di saat keadaan yang seperti ini ada seseorang yang begitu dekat padaku datang. Dia seorang yang sangat menjengkelkan tapi walaupun seperti itu dia perhatian kepadaku. Dia adalah Aldi. Teman sekelasku. Dia juga dulu mantan pacarku waktu aku kelas 10. Tempat dudukku berdekatan dengan tempat duduknya, sehingga sering kita bercanda bersama.

Seiring berjalannya waktu. Aldi semakin perhatian kepadaku. Hatiku terasa tergoyah akan perhatiannya. Sampai pada suatu hari dia menyatakan bahwa dia sayang kepadaku. aku terkejut, karena dia pun telah memiliki kekasih juga. Lalu aku pun bertanya kepadanya “lu kan udah punya pacar Di kenapa mesti sayang ke gue?” dia pun menjawab “iya Sher gue tau, tapi perasaan gue ke elu muncul lagi tiba-tiba. Gue udah gak ada perasaan lagi sama dia. Tapi adanya sama elu”. Aku terkejut mendengar jawabannya itu.

Hari demi hari telah terlewati. Tanpa ku sadar aku mempunyai rasa yang sama dengan Aldi. Aku juga sayang kepadanya. hatiku bertanya-tanya “mengapa perasaan ini muncul? Lalu bagaimana hubunganku dengan Raffi nantinya”. Pertikaian pun mulai terjadi.

Ternyata kedekatan ku dengan Aldi di kelas itu di mata-matai oleh teman sekelasku yang dekat dengan pacarnya. Pacarnya bernama Raisa. Dia menyuruh temannya itu untuk memata-matai kami berdua. Menurutku sikap dia kepadaku biasa saja, dan sebaliknya sikapku kepadanya juga biasa. Tapi Raisa dan temannya menganggap sikap kami berdua berlebihan, seperti orang yang berpacaran.

Aku dan Aldi selalu di fitnah yang tidak-tidak. Akibat masalah ini nilaiku di sekolah pun turun drastis. Masalah ini membuatku pusing. Membuat bathinku tersiksa. Aku hanya bisa berdoa kepada Tuhan agar Tuhan memberi yang terbaik bagiku.

Perasaanku kepadanya semakin kuat. Sampai-sampai aku menjadi lebih sayang kepada Aldi dari pada ke Rafi. Sampai pada suatu hari aku memberi sedikit saran kepada Aldi. “udah Di, kalo lo lebih milih dia gapapa kok, gue bisa terima walaupun sebenernya hati gue sakit. Tapi gapapa gue juga masih ada Raffi. Gue Cuma bisa ngasih tau jujur sama perasaan lo sendiri. Jangan maksain perasaan lo karena akan lebih sakit nantinya, tapi semua is up to you aja.” Aldi menjawab “iya Sher gue bakalan mikirin ini semua mateng-mateng kok”.

Kini aku pun memikirkan yang terbaik. Aku sangat bingung, aku tidak mau ada yang tersakiti karenaku. Tapi tidak mungkin juga aku memilih dua-duanya. Hatiku sangat bimbang. Aku memikirkan ini berminggu-minggu, Setelah aku memikirkan secara matang, aku putuskan untuk mengakhiri hubunganku dengan Raffi. Aku hanya ingin jujur kepada perasaanku sendiri. Aku pikir “percuma saja sekarang aku berhubungan dengannya jika aku sudah tidak mempunyai rasa apa-apa seperti dulu. Bertemu pun jarang. Bahkan sekarang dia sangat sibuk dengan sekolahnya, dari pada aku membuat beban di hidupnya, lebih baik aku akhiri saja”.

Aku mulai berbicara dengannya, “Fi aku mau ngomong sesuatu tapi kamu jangan kaget ya”, “haaaaa?? Apaaa???” dia bersenda gurau, “beloom Raffiiii, ett dah. Jadi gini aku pengen kita putus, aku punya perasaan sama yang lain, aku punya pacar buat motivasi aku supaya semangat belajar Fi. Tapi sekarang kamu gak ada lagi. Jadi mungkin kita lebih baik putus. Kamu juga kan lagi sibuk sekolah? Udah urusin dulu aja ya sekolah kamu. Kejar dulu cita-cita kamu. Aku juga mau ngurusin sekolah aku dulu. Karena sebentar lagi UN aku mau fokus sama pelajaran dulu. Dan hanya seorang yang ada di samping aku yang bisa motivasi untuk buat aku semangat belajar. Maaf aku begini, aku gak mau nyakitin kamu lebih dalem lagi”. Dia pun hanya bisa bersedih dan terkejut mendengar perkataanku. Seperti masih tidak percaya akan pernyataanku. Aku yang dulu di percayainya akan selalu setia. Kini kepercayaannya telah hancur karena ku. Aku pun sebenarnya tidak mau menyakiti hatinya seperti ini. Tapi aku terpaksa melakukan ini semua. Aku hanya ingin jujur akan perasaanku.

Masalah ku dengan Raffi pun sudah terselesaikan. Aku hanya mengaggap dia sebagai temanku. Selama 17 bulan waktu yang sangat berarti untukku karena kehadirannya. Kini aku hanya bisa mengenang masa-masa indahku saat bersamanya.
Tidak lama aku putus dengannya. Aku mendengar kabar bahwa Aldi telah putus juga dengan Raisa. Aku terkejut mendengar itu. Tidak ku sangka dia mengakhiri hubungannya juga. “kenapa putus Di?” aku bertanya. “percuma juga Sher gue udah gak ada rasa lagi sama dia. Gue gak suka sama sikapnya dia yang begitu ke gue. Gue mau jomblo dulu aja. Pusing gue pacaran kalo begini terus”.

Pertikaian kami pun lama-lama terselesaikan. Aku mencoba kembali untuk bangkit dan tidak memikirkan hal-hal itu. Karena itu semua hanya mengganggu proses belajarku saja.

Teman-temanku yaitu Priska, Medina dll. mendukung agar aku kembali menjalani hubungan dengan Aldi. Teman-teman Aldi pun yaitu Rizky, Nael, Chandra, Ray ikut mendukungnya. Akhirnya pada tanggal 04 November 2011, Aldi mengajakku untuk kembali bersamanya. Saat itu aku sedang berada di Balkon Sekolah.”Sherovina Ramadhanty, maukah kau kembali padaku?” dia berteriak di depan banyak orang. Banyak orang yang melihat. Hatiku terasa bergetar. Aku sangat deg-degkan mendengar itu semua. lalu aku berpikir sejenak, lalu aku memutuskan untuk menerimanya. “Revaldi, aku mau kembali padamu”. Orang-orang di sekitarku banyak yang berteriak “ciyee-ciyee”. Perasaanku sangat senang saat itu. Raisa dan temannya tidak bisa menerima ini semua. tapi seiring berjalannya waktu, kini mereka bisa menerima hubunganku dengan Aldi. Dan pada akhirnya kini aku dapat berbahagia menjalani cinta dan kasih bersamanya kembali. ~THE END~

"your comment is very meaningful for me ^_^"

Data Penulis Cerpen Cinta yang Rumit
--------------
Nama : Aulia Putri Ambarwati
Add on Facebook : http://www.facebook.com/Auliuwwzz
Follow on Twitter : http://twitter.com/#!/AmbarwatyAul
7:01 AM | 1 komentar